Pekanbaru – Yayasan Tahfidz Entrepreneur Babada menyelenggarakan kegiatan Wisuda Tahfidz Qur’an serta Pemberian Syahadah Hafalan Al-Qur’an Jilid-4, bagi santri Rumah Tahfidz Nur Ala Nur Baitussakinah pada Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Baitussakinah, Perumahan Cendana, Jalan Harapan Raya, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tanayan Raya, mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.
Kegiatan wisuda tahfidz dan pemberian syahadah ini menjadi momen penting sebagai bentuk apresiasi atas proses pembelajaran Al-Qur’an yang telah dijalani para santri. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para penghafal Al-Qur’an agar terus menjaga hafalan, meningkatkan kualitas bacaan, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Acara ini dihadiri oleh jajaran direksi PT Babada Wasaka Indonesia, di antaranya Budi Suhari selaku Direktur Sosial, Putra sebagai Direktur Keuangan, Faizal selaku Direktur Spiritual, Ari sebagai Direktur Planning dan Strategi, serta Roni sebagai Direktur Operasional. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan dukungan kelembagaan terhadap program pembinaan tahfidz yang dijalankan oleh Yayasan Tahfidz Entrepreneur Babada.
Turut hadir pula Agusman selaku CEO Rotte Coffee dan Rotte Mineral, serta para pembina dan donatur Rumah Tahfidz Nur Ala Nur Baitussakinah, yaitu Syaiful beserta istri dan Budi Suyono beserta istri. Selain itu, Alfian selaku Ketua Masjid Baitussakinah, para jamaah masjid, serta orang tua dan wali santri juga hadir mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Pada wisuda tahfidz tahun ini, sebanyak empat santri dinyatakan lulus sebagai wisudawan tahfidz dengan capaian hafalan yang beragam. Mereka adalah Lailatul Mahmudah dan Salsabila Fitri yang masing-masing telah menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, Faiza Hamidah dengan capaian hafalan 20 juz, serta Siti Nurhazira dengan capaian hafalan 10 juz. Capaian ini merupakan hasil dari proses pembelajaran yang konsisten, disiplin, dan didukung oleh pendampingan para pembina.
Selain prosesi wisuda, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian Syahadah Hafalan Al-Qur’an kepada 24 santri Rumah Tahfidz Nur Ala Nur Baitussakinah. Penerima syahadah tersebut terdiri dari 10 santri ikhwan dan 14 santri akhwat. Syahadah ini menjadi bentuk pengakuan resmi atas capaian hafalan santri sesuai dengan tingkat dan target pembelajaran yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan wisuda dan pemberian syahadah ini, Yayasan Tahfidz Entrepreneur Babada menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak mulia. Pembelajaran tahfidz dipandang sebagai proses pembinaan menyeluruh yang bertujuan menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
Yayasan Tahfidz Entrepreneur Babada meyakini bahwa pendidikan Al-Qur’an yang berkelanjutan membutuhkan sinergi antara pengelola yayasan, pembina, orang tua, dan masyarakat. Dukungan berbagai pihak yang hadir dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan tahfidz Al-Qur’an merupakan tanggung jawab bersama demi melahirkan generasi penerus yang mencintai dan menjaga kemurnian Al-Qur’an.
Ke depan, Yayasan Tahfidz Entrepreneur Babada akan terus mengembangkan program-program pembinaan Al-Qur’an yang terarah, berkesinambungan, dan berdampak positif bagi umat. Melalui kegiatan seperti wisuda tahfidz dan pemberian syahadah, yayasan berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
